Sosialisasi dan Pelatihan Pengelolaan Limbah Plastik Dengan Metode Ecobricks Di MI KH Sundusin Sidomulyo, Megaluh, Jombang

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Ratnaningrum ZD
Fatihatul Lailiyah

Abstract

Pengelolaan sampah plastik harus dikenalkan sejak dini kepada masyarakat. Mengapa? Karena sampah adalah masalah kita bersama. Lingkungan kita adalah tanggungjawab kita bersama. Jadi, anak anak pun juga diwajibkan untuk peduli pada sampah. Kegiatan ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Al Sundusin Sidomulyo, Megaluh, Jombang. Dipilihnya pelajar SD adalah bentuk tanggung jawab kita untuk mendidik anak anak agar sejak dini bisa mengelola sampah secara mandiri. Anak anak bisa melakukannnya di rumah, mulai dari persiapan sampai mengelolanya. Sampah yang didapat dari limbah plastik bekas bungkus jajanan dikeringkan, dibersihkan, dipotong potong kecil, dimasukkan ke botol air mineral kering, dipampatkan sampai mengeras. Berat yang  dianjurkan untuk botol berukuran 600 ml minimal adalah 200 gram. Target luaran yang ingin dicapai adalah menjadikan anak anak sebagai “agent of change”. Agen perubahan untuk anak-anak lain, agar menyikapi limbah plastik dengan bijaksana. Sampah plastik yang kita produksi, harus bisa kita kelola sendiri. Kita bertanggungjawab terhadap sampah yang kita hasilkan meskipun dengan cara yang sederhana, yaitu dengan metode ecobricks.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Section
Articles

References

M. Taufik Fatchurrohman, Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Melalui Inovasi Ecobrick Oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 2018.
Ali S., Prediksi Perilaku Ramah Lingkungan yang Dipengaruhi olah Nilai dan Gaya Hidup Konsumen, Jurnal Administratio, Vol 1 no 1, 2013.
Russel Maier & Ani Himawati, Materi TOT Ecobricks 2017, Sanggar Hijau, Jombang, 2017.