Perbandingan Pengaruh Putaran Mesin terhadap Daya dan Torsi dengan Menggunakan Koil Standar dan Koil Racing pada Sepeda Motor

Authors

  • Muhamad Saifudin Zuhri Universitas Islam Majapahit
  • Achmad Rijanto Universitas Islam Majapahit
  • Atika Isnaining Dyah

Keywords:

Koil standar, koil racing, daya, torsi, sepeda motor

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan daya dan torsi motor yang menggunakan koil racing dan standar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Obyek yang di gunakan dalam penelitian ini adalah motor vario 125. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa daya terendah yang dihasilkan koil standar adalah 1.5 hp pada putaran mesin 2000 rpm dan daya tertinggi yang dihasilkan adalah 11,75 hp pada putaran mesin 9128 rpm. Sedangkan daya terendah yang dihasilkan koil racing adalah 1.5 hp pada putaran mesin 2000 rpm dan daya tertinggi yang dihasilkan adalah 111.83 hp pada putaran mesin 9026 rpm. Sedangkan torsi terendah yang di hasilkan koil standar adalah 1.5 N.m pada putaran 2000 rpm dan torsi tertinggi yang di hasilkan adalah 9.12 N.m pada putaran mesin 6612 rpm.

References

Arismunandar, & Wiranto. (2011). Penggerak Mula Motor Bakar Torak. Bandung: ITB.
New Steep 1 Training Manual. 2010. Jakarta : PT Toyota Astra Motor Training Centre.
Oetomo,JAS dkk. (2014). Analisis Penggunaan Koil Racing Terhadap Daya Pada Sepeda Motor. Jurnal Teknik Mesin , April 2014, hal 46-56.
Retrieved from http//ukuran dan satuan.com/cara menghitung jarak dan waktu tempuh (2020, 03 22)
Subroto. (2011). Pengaruh Penggunaan Koil Racing terhadap Unjuk Kerja pada Motor Bensin.
Subroto. (2011). Pengaruh Penggunaan Koil Racing terhadap Unjuk Kerja pada Motor Bensin. Jurnal Media Mesin , 10 (1):8-14.
Suryanto Edi. (n.d.). Analisa Pengaruh Beda Sudut Pengapian dan Beban Poros terhadap Unjuk Kerja pada Mesin Bensin 4 Tak. Teknik mesin , ITATS Surabaya.

Downloads

Published

2020-12-30

Issue

Section

Articles