BELEBAH: PEMANFAATAN PRANATA MANGSA UNTUK MENINGKATKAN KETEPATAN WAKTU TANAM DAN PANEN PETANI JAWA

Authors

  • Santosa
  • Ismi Yayuk Rahmati
  • Rakmad Wahyudi
  • Wuwuh Asring Puri
  • Eko Sutrisno
  • Ainin Bashiroh

Keywords:

Pranata Mangsa Digital, Pertanian Adaptif, Ketahanan Pangan, Inovasi Teknologi Agraria, Pemberdayaan Petani

Abstract

Pengabdian masyarakat ini mengevaluasi peningkatan ketepatan waktu tanam melalui integrasi Pranata Mangsa tradisional dengan teknologi digital berbasis data cuaca realtime dan sistem informasi geografis di Jawa. Pelatihan intensif dan pendampingan teknis meningkatkan adaptasi petani dalam pemanfaatan aplikasi digital, menghasilkan peningkatan ketepatan tanam rata-rata 20%. Hasil menunjukkan kenaikan produktivitas panen padi dan tanaman lain hingga 25%, serta penurunan risiko gagal panen sebesar 30-40%. Pranata Mangsa digital berperan strategis dalam mitigasi perubahan iklim lokal dengan memberikan peringatan dini berbasis indikator biologis dan data meteorologi, mendukung pengelolaan input pertanian yang efisien dan ramah lingkungan. Kendala infrastruktur, literasi digital, dan keberagaman mikroklimat diatasi melalui pelatihan berkelanjutan, aplikasi offline, dan kolaborasi multistakeholder. Kesimpulannya, transformasi Pranata Mangsa menjadi sistem pertanian adaptif dan berkelanjutan yang memperkuat ketahanan pangan dan mempertahankan nilai budaya agraris di tengah dinamika perubahan iklim global.

References

S. Ahmad and F. Ramadhani, “Integrasi Kearifan Lokal Pranata Mangsa dan Prediksi Cuaca Modern untuk Mitigasi Perubahan Iklim pada Pertanian di Jawa,” Jurnal Agronomi dan Klimatologi Indonesia, vol. 18, no. 1, pp. 45-58, 2025.

W. Ahmad, B. Santoso and A. Wibowo, “Efektivitas Pranata Mangsa sebagai Pedoman Penentuan Waktu Tanam Padi di Jawa Tengah,” Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, vol. 17, no. 3, pp. 180-189, 2012.

N. T. Haryadi and P. Widodo, “Dampak Pergeseran Musim terhadap Kerentanan Tanaman Pangan dan Adaptasi Berbasis Kearifan Lokal di Jawa,” Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi, vol. 14, no. 1, pp. 33-47, 2023.

A. P. Nugroho and I. Setiawan, “Digitalisasi Kearifan Lokal: Transformasi Kalender Agraris Tradisional Menjadi Aplikasi Pertanian Smart Farming,” Jurnal Informatika dan Sistem Pertanian, vol. 9, no. 2, pp. 88-101, 2024.

E. Rahmawati and I. Suryani, “Pengaruh Ketepatan Waktu Tanam terhadap Produktivitas dan Penurunan Risiko Gagal Panen Padi Sawah,” Jurnal Budidaya Pertanian, vol. 20, no. 1, pp. 67-79, 2024.

Y. Prasetyo and L. Handayani, “Tantangan Literasi Digital Petani Pedesaan dalam Adopsi Teknologi Pertanian Berbasis Internet of Things (IoT),” Jurnal Komunikasi dan Pertanian Digital, vol. 5, no. 1, pp. 20-34, 2023.

B. Sulistyo and C. Wulandari, “Indikator Biologis dalam Pranata Mangsa sebagai Peringatan Dini Mikroklimat bagi Petani Jawa,” Jurnal Ekologi dan Biodiversitas Indonesia, vol. 11, no. 1, pp. 12-25, 2025.

G. Wibisono and M. Yuliana, “Model Pendampingan Partisipatif Multi-Stakeholder untuk Mewujudkan Pertanian Adaptif Perubahan Iklim,” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, vol. 8, no. 3, pp. 210-224, 2024.

S. Fatimah and R. Kurniawan, “Pemanfaatan Aplikasi Offline dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam Pendampingan Petani di Wilayah Blank Spot,” Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, vol. 12, no. 2, pp. 115-128, 2024.

D. Kusumawati and A. Pratama, “Efisiensi Input Pertanian dan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca melalui Pengaturan Waktu Tanam Presisi,” Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, vol. 13, no. 4, pp. 502-515, 2023.

Downloads

Published

2026-07-12