Strategi Pencegahan Endemi HIV/AIDS dengan Menggunakan Pemodelan Matematika

Authors

  • Ismanto Ismanto Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
  • M Ivan Ariful Fathoni Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Keywords:

HIV/AIDS, Model Matematika, Sistem Dinamik, Persamaan Diferensial

Abstract

HIV merupakan virus yang dapat menyebabkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. WHO memperkirakan AIDS telah membunuh lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Indonesia masih memiliki angka penderita HIV yang relatif tinggi. Penderita HIV di Indonesia tidak lagi di kota-kota besar, namun juga penduduk di kota-kota kecil. Bojonegoro merupakan kota kecil yang ada di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah penduduk sekitar 1.408.089 jiwa manusia. Pada saat ini Bojonegoro menjadi salah satu pusat tambang minyak di Indonesia. Meningkatnya proyek migas di Blok-Cepu serta pesatnya pembangunan menimbulkan dampak sosial yang negatif di tengah masyarakat. Terutama banyaknya tempat-tempat prostitusi yang memicu penularan penyakit HIV/AIDS di Bojonegoro. Jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Bojonegoro semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini perlu mendapatkan perhatian yang serius. Model matematika seringkali digunakan untuk menjelaskan fenomena dalam bidang biologi, seperti model penyebaran penyakit menular. Fenomena tersebut dimodelkan oleh persamaan diferensial dengan representasi proses waktu kontinu. Populasi penduduk Bojonegoro yang sehat, terinfeksi HIV, dan pengidap AIDS, serta populasi serupa di kota lain yang warganya melakukan perpindahan penduduk ke bojonegoro dimodelkan dalam bentuk sistem persamaan diferensial. Analisis terhadap sistem diperoleh titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik. Bilangan reproduksi dasar  menentukan kestabilan dari titik kesetimbangan dan parameter-parameter yang dapat dikendalikan dalam upaya pencegahan endemi HIV/AIDS di Kab.Bojonegoro. Hasil pembahasan menunjukkan jika Kab.Bojonegoro dalam kondisi endemi HIV/AIDS dibuktikan dengan nilai . Strategi pencegahan endemi dapat dilakukan dengan menurunkan rate penularan dan rate perpindahan penduduk sampai diperoleh . Dengan nilai , maka akan diperoleh kondisi Kab.Bojonegoro yang bebas penyakit.

References

Anonimus, 2007. Apakah AIDS Itu?. (http://spiritia.or.id/li/bacali.php?lino=101, diakses 20 Januari 2017). Yayasan Spiritia.
Dinkes Kab.Bojonegoro. 2016. Profil Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Tahun 2015. Bojonegoro.
Eduafo, S., I. K. Adu, F. T. Oduro, dan I. O. Darko. 2015. An SIA Model of HIV Transmission in Ghana. International Mathematical Forum. Volume 10(2) : 95-104.
Infodatin. 2016. Situasi Penyakit HIV AIDS di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kementerian kesehatan RI : Jakarta Selatan.
Jiang, D., C. Ji, N. Shi, dan J. Yu. 2010. The Long Time Behavior of DI SIR Epidemic Model with Stochastic Perturbation. Journal of Mathematical Analysis and Applications. Volume 372 : 162-180.
Marsudi, M. dan R.B.E. Wibowo. 2013. Model Matematika Penyebaran HIV/AIDS dengan Edukasi Kesehatan. Natural B. Volume 2(1).
Wan, H. dan J. Cui. 2007. An SEIS Epidemic Model with Transport-Related Infection. Journal of Theoretical Biology. Volume 247(3) : 507-724.

Downloads

Published

2019-03-17