ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EMPATI PESERTA DIDIK DAN METODE PENGEMBANGANNYA

Authors

  • Ainul Yaqin

DOI:

https://doi.org/10.36815/tarbiya.v11ino%201.1080

Keywords:

empati perpsektif Islam, faktor-faktor empati, metode pendidikan, : empati perpsektif Islam, faktor-faktor empati, metode pendidikan

Abstract

Empati merupakan faktor penting dalam diri individu yang berperan dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari bisnis, pendidikan maupun asmara, sebaliknya, ketiadaan empati menyumbang terhadap kriminalitas dalam berbagai bentuknya seperti kekerasan psikopat, pemerkosaan, maupun perdagangan anak. Empati adalah landasan bagi perilaku prososial seseorang. Tanpa empati, seorang anak tidak akan dapat menampilkan perilaku alami dalam tindakan berbagi, menolong, dan berkasih saying. Empati perlu ditanamkan dan dikembangkan oleh institusi pendidikan, termasuik pendidikan Islam. Penelitian literatur ini dilaksanakan dengan tujuan menggali faktor-faktor yang mempengaruhi empati dan bagaimana pembentukannya pada diri peserta didik. Hasil penelitian menemukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi empati adalah kematangan afeksi, kapasitas kognitif pertambahan umur, program-program pendidikan seperti program televisi prososial, training, metode pembelajaran dan bahan ajar/sumber belajar. Adapun faktor yang dipengaruhi empati adalah sikap agresif, perilaku prososial, konsep diri, pemahaman sosial  dan sikap otoriter seseorang. Pembentukan empati dalam dunia pendidikan dapat dilakukan dengan metode cerita, baik secara tradisional dan modern. Sedangkan model yang dapat dipilih yaitu experiental learning dan PAI Inqiury.

References

Al-Qur’an

Al-Hadits

Al-Abrasyi, M. A. (2013). Dasar-dasar Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Andrianie, S., Ariyanto, R. D., & Nawantara, R. D. (2017). Peningkatan Keterampilan Empati sebagai Usaha Pembentukan Generasi Karakter. Prosiding Seminar Nasional Peran Bimbingan Dan Konseling Dalam Penguatan Pendidikan Karakter, 199–207.

Andriati, N., Atika, A., & Yuditio, P. R. (2019). Meningkatkan Sikap Empati Siswa Smp Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 17(1), 68. https://doi.org/10.31571/edukasi.v17i1.1081

Cooper, B. (2011). Empathy in Education: Engagement, Values and Achievement. London & New York: Continuum.

Dheasari, A. E. (2020). Pengembangan Media Bigbook Cerita Rakyat untuk Meningkatkan Empati dan Kemampuan Bercerita Anak Usia Dini. Edukasi: Jurnal Penelitian Dan Artikel Pendidikan, 12(1), 41–54. https://doi.org/10.31603/edukasi.v12i1.3705

Eisenberg, N., & Mussen, P. H. (2003). The Roots of Prosocial Behavior in Children. Cambridge: Cambridge University Press.

Goleman, D. (2005). Kecerdasan Emosional: Mengapa EI lebih Penting dari pada IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Goleman, D. (2007). Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hamidaturrohmah, Irfana, S., & Surayya, S. (2020). Implementasi Pembelajaran dengan Konsep Ramah Anak dalam Membangun Empati Siswadi Sekolah Dasar. Jurnal Pedidikan Dasar: Jurnal Tunas Nusantara, 2(1), 132–142.

Hoffman, M. L. (2000). Empathy and Moral Development; Implication for Caring and Justice. New York: Cambridge University Press.

Iis, N. (2012). Pengembangan Empati Anak Usia Dini Melalui Mendongeng Di Taman Kanak-Kanak Asyiyah Pariaman. Jurnal Ilmiah Pesona Paud, 1(4), 1–11. Retrieved from http://ejournal.unp.ac.id/index.php/paud/article/view/1667

Limarga, D. M. (2017). Penerapan Metode Bercerita Dengan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Kemampuan Empati Anak Usia Dini. Tunas Siliwangi, 3(1), 86–104. Retrieved from http://search.ebscohost.com/login.aspx?direct=true&db=buh&AN=4407911&site=ehost-live

Miftakhuddin, M. (2020). Pengembangan Model Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Empati pada Generasi Z. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(1), 1–16. https://doi.org/10.14421/jpai.2020.171-01

Oxley, J. C. (2011). The Moral Dimensions of Empathy: Limits and Applications in Ethical Theory and Practice. Hampshire & New York: Palgrave Macmillan.

Putra, M. F. S. J., Daffa, M., & Zakhullu, S. F. (2018). Membangun rasa empati melalui teknik sosiodrama pada siswa smp & sma. Fokus, 1(6), 240–248.

Ratna, A., & Hutasuhut, S. (2020). Analisis Pengaruh Film Nussa dan Rara terhadap Empati Anak Usia Dini di Kota Padang. Jurnall Pendidikan Tambusai, 4(2), 1237–1246.

Sandra, M., & Dewi, R. (2019). Islam dan Etika Bermedia (Kajian Etika Komunikasi Netizen di Media Sosial Instagram Dalam Perspektif Islam). Research Fair Unisri, 3(1), 139–142.

Sinaulan, R. L. (2016). Komunikasi terapeutik dalam perspektif islam. Jurnal Komunikasi Islam, 06. Retrieved from http://jki.uinsby.ac.id/index.php/jki/article/view/108/90

Yaqin, A. (2018). Pemikiran Etika Publik dan Etika Privat Perspektif Islam. Tarbiya Islamiya, 7(2), 223–243. https://doi.org/https://doi.org/10.36815/tarbiya.v7i2.232

Yaqin, A. (2019). Membentuk Karakter melalui Pendidikan Afeksi. Yogyakarta: Media Akademi.

Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

2021-03-29