Peran Disporapar Dalam Mempromosikan Daya Tarik Wisata Kota Mojokerto Dengan Konsep Pentahelix

Penulis

  • Ananda Sheila Umardi
  • Hikmah Muhaimin Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Majapahit
  • Suprapto Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Majapahit

DOI:

https://doi.org/10.36815/pawitrakomunika.v6i2.4729

Kata Kunci:

Pentahelix, Daya Tarik Wisata, Komunikasi Pemerintahan, Kolaborasi

Abstrak

Setiap daerah memiliki pesona atau daya tarik pariwisata yang berpeluang dapat mengembangkan dan memperluas diversifikasi produk dan kualitas pariwisata nasional. Sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016 Tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan bahwa pentingnya dorongan sistem kepariwisataan melalui optimasi peran business (Bisnis), government (Pemerintah), community (Komunitas), academic (Akademisi), dan media (Publikasi).

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan metode pengumpulan data Observasi langsung. Wawancara , dan studi dokumentasi, yang dilakukan di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Mojokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Peran Disporapar dalam Mempromosikan Daya Tarik Wisata Kota Mojokerto Dengan Konsep Pentahelix.Hasil dari penelitian ialah Dinas Pariwisata Kota Mojokerto telah menerapkan Model Kolaborasi Pentahelix berupa Kerjasama dengan lima pemangku kepentingan yaitu pemerintah, komunitas (Kelompok Sadar Wisata), sektor swasta, akademisi, dan media. Hasil menunjukkan terdapat Kerjasama atau partnership yang dilakukan sebagai perwujudan dari pemerintahan publik yang baik.

Referensi

Abdurahman, M. (2018). Sistem Informasi Data Pegawai Berbasis Web Pada Kementerian Kelautan Dan Perikanan Kota Ternate. Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu KomputerInformatika, 1(2), 70–78.https://doi.org/10.47324/ilkominfo.v1i2.10

Andrean, R., & Fitriyah, N. (2019). Strategi Komunikasi Komunitas Yicamid Samarinda Melalui Instagram Dalam Mempromosikan Pariwisata Kalimantan Timur. 7(3), 2502–2597. https://www.kaltimprov.go.id/hal-potensi-pariwisata.html

Bachri, B. S. (2010). Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif. Teknologi Pendidikan, 10, 46–62.

Blasius Sudarsono. (2003). Dokumentasi, Informasi, Dan Demokratisasi.

Baca: Jurnal Dokumentasi Dan Informasi, 27(1).

https://doi.org/http://dx.doi.org/10.14203/j.baca.v27i1.67

Brahmanto, E., Hermawan, H., & Hamzah, F. (2017). Strategi Pengembangan Kampung Batu Malakasari Sebagai Daya. Jurnal Media Wisata, 15(2), 588–600.

Buluamang, Y. M. O., & Handika, L. P. (2018). Komunikasi Pemerintahan Antar Perangkat Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jurnal Penelitian Komunikasi, 21(1), 57–72. https://doi.org/10.20422/jpk.v21i1.481

Fairuz, F. (2017). Bab iii metoda penelitian 3.1. Jurnal STIE Indonesia, 1–9. Firawan, I. G. N. F., & Suryawan, I. B. (2016). Potensi Daya Tarik Wisata

Air Terjun Nungnung Sebagai Daya Tarik Wisata Alam. Jurnal Destinasi Pariwisata, 4(2), 92.

https://doi.org/10.24843/jdepar.2016.v04.i02.p15

Gumilang, galang surya. (2016). Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling. Jurnal Fokus Konseling, 2(2). http://ejournal.stkipmpringsewu- lpg.ac.id/index.php/fokus/a

Hamid, E. S., & Susilo, Y. S. (2015). Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta*. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi Dan Pembangunan, 12(1), 45.

https://doi.org/10.23917/jep.v12i1.204

Kepariwisataan. (2019). UUD RI Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. 1, 105–

Kepemudaan, U., & 2009. (2009). Undang-Undang No 40 tahun 2009

kurniawan candra, N. O. (2018). Descriptive Method. Jurnal Pendidikan Ekonimi, 7(1), 302–305. https://doi.org/10.2307/j.ctvckq9v8.7

Lantaeda. (2017). Teori Peranan. Jurnal Administrasi Publik, 04(048), 243.

Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif (Materi Kuliah Metodologi Penelitian PPs. UIN Maliki Mala

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-30