ESKAPISME DIGITAL DAN KETIDAKPUASAN PENGGUNA MEDIA SOSIAL TERHADAP REALITAS DUNIA KERJA: STUDI SENTIMEN PADA TREN ‘KABUR AJA DULU’
DOI:
https://doi.org/10.36815/pawitrakomunika.v6i1.3964Keywords:
Kata kunci: Eskapisme Digital, Ketidakpuasan Kerja, #KaburAjaDuluAbstract
ABSTRAK
Sejak bulan Januari sampai dengan April tahun 2025, tren #KaburAjaDulu menjadi ruang ekspresi yang
kuat di media sosial dalam menyuarakan keresahan terhadap realitas dunia kerja. Ini menandakan bahwa
tren tersebut bukan hanya ekspresi individual, tetapi juga mencerminkan keresahan kolektif terhadap
sistem kerja yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis representasi perilaku
eskapisme digital sebagai bentuk ketidakpuasan pengguna media sosial terhadap dunia kerja melalui tren
#KaburAjaDulu. Menggunakan pendekatan analisis isi sentimen kualitatif dan teknik pengumpulan data
melalui Brand24. Hasil penelitian menunjukkan dominasi sentimen negatif sebesar 55% dibandingkan
sentimen positif 45%, dengan volume penyebutan mencapai 2309 dan jangkauan media sosial hingga 52
juta. Dominasi sentimen negatif ini mencerminkan tingginya tingkat ketidakpuasan kerja yang terekspresi
secara publik, menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai saluran bagi individu untuk
menyuarakan frustrasi dan mencari dukungan kolektif atas kondisi kerja yang tidak memuaskan. Secara
keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa tren #KaburAjaDulu secara jelas menggambarkan
ketidakpuasan pengguna media sosial terhadap realitas dunia kerja yang tercermin dalam perilaku
eskapisme digital.
